Berita

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA saat acara Indonesia Digital Transformation Forum (IDTF) yang digelar oleh iCommunity/Net

Politik

Gejolak Medsos akan Memanas, Masyarakat Diminta Bersiap Hadapi Tahun Politik

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 14:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gejolak di media sosial diprediksi akan memanas jelang Pemilu 2024. Semakin kompleks lantaran pemilu tahun depan tidak hanya memilih presiden dan 580 anggota DPR, melainkan juga memilih kepala daerah di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Atas alasan itu, pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA meminta masyarakat bersiap untuk menghadapi tahun politik, di mana akan ada banyak penyebaran berita palsu atau hoax.

“Inilah politik yang diwarnai oleh politik digital. Transformasi digital juga secara intensif mengubah wajah politik praktis,” ujarnya saat acara Indonesia Digital Transformation Forum (IDTF) yang digelar oleh iCommunity di Ibis Harmony, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2). IDTF merupakan forum diskusi dan kolaborasi antara pelaku bisnis dan profesional dalam menghadapi transformasi digital 5.0.


Lebih lanjut, Denny JA mengingatkan bahwa kampanye melalui media sosial berbeda dengan media konvensional. Di media sosial, tim kampanye bisa langsung mempengaruhi jutaan pemilih. Sementara media konvensional, seperti TV atau koran terdapat filter dari editor.

Di media sosial, tim kampanye bahkan bisa melakukan micro targeting. Mereka bisa memilih komunitas untuk isu tertentu saja, seperti terorisme, imigran, dan sebagainya.

“Di media sosial, mereka pun bisa menggunakan akun palsu. Begitu mudahnya memiliki akun di media sosial,” sambungnya.

Namun begitu, politik digital tidak melulu menakutkan. Tapi bisa juga memberikan berkah yang tidak pernah terjadi. Sebab, politisi kini bisa tampil live di akun medsos dan berkomunikasi secara online dengan konstituennya.

Denny menjelaskan, pertemuan dan berdialog langsung antara pemimpin dengan warga sangat penting untuk membangun ikatan emosional. Live di instagram, misalnya, memberikan fasilitas tersebut.

“Pemimpin seolah jumpa langsung tatap mata, tanya jawab, serentak di seluruh negeri,” demikian Denny JA.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya