Berita

Perdana Menteri Fiji, Hon Sitiveni Rabuka di Rumah Sakit Anak Sai Sanjeevani/Net

Dunia

Selamatkan 100 Nyawa Anak Penderita Penyakit Jantung, Fiji Catat Sejarah Baru

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rumah Sakit Sai Sanjeevani Fiji kini tengah mencapai tonggak sejarah baru lantaran telah berhasil menyelamatkan 100 nyawa anak-anak yang menderita penyakit jantung bawaan.

Rumah sakit yang dibangun oleh organisasi amal lokal terkemuk Sai Prema Foundation ini telah memberikan layanan kesehatan dan layanan sosial gratis untuk masyarakat miskin di Fiji, yang tidak memiliki biaya untuk mengoperasi anak-anak mereka.

Berdasarkan laporan yang dimuat The Australia Today pada Kamis (23/2), operasi itu telah dilakukan oleh tim ahli bedah internasional spesialis jantung anak yang didatangkan langsung ke Fiji, dengan menyediakan fasilitas Pediatric Cardiac Super Speciality canggih senilai 25 juta dolar (Rp 381 miliar).


Masyarakat Fiji sebelumnya sangat kesulitan mendapatkan fasilitas ahli jantung pediatrik. Alhasil mereka selama ini harus bergantung pada perawatan di luar negeri yang memiliki harga mahal.

Namun kini dengan hadirnya rumah sakit gratis, telah dianggap menjadi pencapaian yang luar biasa di Fiji. Sebab, menurut Direktur Yayasan Rumah Sakit Anak Sai Sanjeevani Fiji, Sumeet Tappoo, rumah sakit dengan model seperti itu, merupakan rumah sakit pertama yang ada di kawasan pasifik dan Oseania.

“Merupakan kebanggaan besar bahwa Fiji adalah negara pertama di kawasan Pasifik dan Oseania yang memiliki rumah sakit seperti itu. Semua operasi dan perawatan dilakukan secara gratis. Rumah Sakit tidak dan tidak akan pernah memiliki loket tagihan,” kata Tappoo.

Dalam pengumumannya itu, Perdana Menteri Fiji, Hon Sitiveni Rabuka telah mengapresiasi upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh rumah sakit dan badan yayasan amal itu.

“Bagi Rumah Sakit muda yang memberikan dampak signifikan bagi bangsa tercinta ini sungguh luar biasa.  Kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan yang luar biasa telah dilakukan oleh individu medis dan non-medis di Fiji, dan di seluruh dunia untuk memungkinkan Rumah Sakit ini melaksanakan tugas yang monumental ini,” ujar PM Fiji.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya