Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Airlangga: Pertama Kalinya Pertumbuhan Ekonomi Maluku-Papua Lebih Tinggi dari Nasional

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 16:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin berhasil membuktikan pembangunan tidak Jawa Sentris. Pemerintah saat ini, berupaya untuk memeratakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) DPD Partai Golkar Wilayah Papua di Timika, Papua, Sabtu (25/2).

Saat ini, kata Airlangga, investasi di luar Pulau Jawa sudah lebih tinggi dibandingkan investasi di Jawa. Skema pembangunan ini, perlahan sudah menunjukkan hasil dengan melihat tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.


“Untuk pertama kalinya pertumbuhan di wilayah Maluku-Papua jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Papua dan Maluku pertumbuhannya di tahun 2022, (sebesar) 8,65 persen, sedangkan pertumbuhan nasional adalah 5,3 persen,” kata Airlangga.

Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian mengingatkan, pertumbuhan yang tinggi di wilayah timur Indonesia juga harus diikuti dengan pembangunan dan kesejahteraan yang merata.

Menurutnya, selain melalui pengelolaan sumber daya alam, wilayah timur Indonesia juga memiliki potensi pariwisata yang bisa dikelola dengan baik. Selain dengan pembangunan fisik, kepala daerah juga diminta untuk memerhatikan pengembangan sumber daya manusia.

“Saya titip kepada gubernur, walikota, bupati, yang juga sebagian dijabat kader-kader Partai Golkar, saya minta kekayaan sumber daya alam ini diimbangi dengan kekayaan sumber daya manusia,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya