Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Airlangga Optimistis Golkar Capai Target 8 Kursi DPR RI dan 299 DPRD di Papua

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar optimistis dapat memenuhi target perolehan kursi pada Pemilu 2024. Khususnya, mendapatkan 8 kursi dari daerah pemilihan Papua di DPR RI.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) DPD Partai Golkar Wilayah Papua di Timika, Papua, Sabtu (25/2).

Airlangga menegaskan, seluruh kader dan simpatisan optimistis bisa menguningkan seluruh Tanah Papua, termasuk di daerah otonomi baru. Secara nasional, Partai Golkar menargetkan 8 kursi untuk DPR RI, dan 299 kursi untuk DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.


“Secara nasional DPR RI dari 2 menjadi 8. Target inilah yang membawa saya ke Papua. Jadi saya senang ke Papua karena targetnya progresif. Outside of the box," ujar Airlangga.

Airlangga menjabarkan secara detail target perolehan kursi legislatif di Papua. Untuk DPRD Provinsi Papua dari 6 menjadi 8 dan untuk kabupaten/kota dari 27 menjadi 36. Di Provinsi Papua Tengah, target DPRD provinsinya dari tidak ada menjadi 8 kursi. Kemudian DPRD kabupaten/kota yang sekarang 16 menjadi 42 kursi.

Sementara, di Papua Selatan target DPRD provinsinya 6 kursi, target DPRD kabupaten/kota dari 10 jadi 17.

"Kalau lebih banyak yang jadi anggota DPRD kan harusnya lebih bagus,” tuturnya.

Airlangga menambahkan, target Papua Pegunungan, dari nol menjadi 22 untuk DPRD Provinsi. Sementara untuk DPRD kabupaten/kota dari 14 menjadi 66 kursi. Papua Barat dari 8 menjadi 9 kursi DPRD provinsi. Kemudian DPRD kabupaten/kota dari 23 menjadi 38 kursi.

Selanjutnya, Papua Barat Daya menargetkan 2 kursi DPR RI. Sementara target DPRD provinsi 9 dan target kabupaten kota dari 29 menjadi 38.

Airlangga mengingatkan, dengan target yang sudah disepakati ini, cara untuk mewujudkannya adalah melalui kerja keras dan kerja bersama. Ia mengingatkan seluruh kader di Papua untuk solid dan tetap bekerja bersama.

"Kita butuh kerja keras, kerja bersama, dan kita butuh untuk bersatu. Tidak ada ribut-ribut lagi, kita konsolidasikan,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya