Berita

Shane Lukas hanya tertunduk selama konferensi pers /RMOL

Hukum

Provokator dan Perekam Video Penganiayaan David Resmi Tersangka

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 13:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Shane Lukas atau SL sebagai tersangka baru kasus penganiayaan David, putra Jonathan Latumahina, pengurus GP Ansor.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan, peran Shane dalam kasus ini sebagai provokator dan perekam kejadian.

Pada Januari 2023, tersangka Mario Dandy Satriyo mendapat informasi dari teman berinisial AP, bahwa ada perlakuan tidak baik diterima AG, pacar Mario.


Mario pun menghubungi AG dan Shane Lukas pada 20 Februari 2023, selanjutnya menuju lokasi David, menggunakan mobil Rubicon.

"Tersangka SL bertanya, 'kamu kenapa?', MDS menyatakan emosi, kemudian tersangka SL menjawab, 'Gua kalau jadi lu, pukulin aja itu, parah, Den'," kata Ade Ary, menirukan percakapan, saat konferensi pers, Jumat malam (24/2).

Selanjutnya Shane diperintahkan Mario merekam video selama proses penganiayaan berlangsung.

"Tersangka SL bertanya kepada tersangka MDS, 'Ntar gua ngapain?', tersangka MDS menjawab, 'Ntar lu videoin aja'," kata Ade Ary lagi.

Penganiayaan terjadi dan Shane merekam melalui HP.

Selain merekam perbuatan jahat, Shane juga disebut melakukan pembiaran atas terjadinya penganiayaan.

Saat dihadirkan di depan awak media, Shane hanya tertunduk malu, sama sekali tidak menegakkan kepalanya.

Shane dijerat Pasal 76c jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 KUHP.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya