Berita

Jamiluddin Ritonga /RMOL

Politik

Jokowi Tak Berani Depak Nasdem dari Kabinet, Surya Paloh Punya Kartu AS?

JUMAT, 24 FEBRUARI 2023 | 10:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo hingga kini belum meresafel menteri dari Nasdem. Padahal tekanan politik dari PDIP cukup signifikan, terutama agar menteri dari partai yang dipimpin Surya Paloh itu didepak dari kabinet.

"Memang ada kesan tak berani meresafel. Itu bisa saja terjadi, karena Nasdem, khususnya Surya Paloh, dinilai punya jasa besar menghantarkan Jokowi jadi presiden," kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/2).

Pada Pilpres 2014 misalnya, kata Jamiluddin, Partai Nasdem yang pertama mengusung Jokowi menjadi Capres. Sementara partai lain belum terpikir untuk mengusung Jokowi. Bahkan PDIP saat itu masih bingung, antara mengusung Megawati atau Jokowi.


"Jadi, jasa besar itu tampaknya membekas di sanubari Jokowi. Itu membuatnya merasa bersalah bila harus meresafel menteri asal Nasdem dari kabinetnya," ujarnya.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, kemungkinan ada kartu As yang dipegang Surya Paloh, sehingga Jokowi berpikir seribu kali untuk meresafel. Tentu kartu As itu hanya Surya Paloh dan Jokowi yang tahu.

"Bisa saja kartu As itu sangat rahasia, sehingga berpeluang menjadi terbuka bila Jokowi meresafel menteri dari Nasdem. Hal itu yang tampaknya menyandera Jokowi," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya