Berita

Mario Dandy Satriyo (20) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan/Net

Presisi

Polres Jaksel Lakukan Penahanan Anak Ditjen Pajak Usai Pukuli Teman di Pesanggrahan

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 04:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mario Dandy Satriyo (20) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap D di Komplek Grand Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin malam (20/2).

Mario yang juga anak pejabat di Direktorat Jenderal Pajak terlihat memakai baju oranye bertuliskan tahanan saat ditampilkan di depan awak media di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/2).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary menyebut awal mula kejadian karena rekan dari Mario yakni AGH (15) melaporkan kejadian yang terjadi pada dirinya disebabkan oleh D (17)


"Dari adanya informasi yang diterima tersangka dari saudari A. Saudari A menyatakan kepada tersangka bahwa telah dilakukan perbuatan yang tidak baik," kata Ade.

Tersangka Mario bersama dengan saksi A dan saksi S pergi untuk berkunjung ke rumah korban dan meminta korban untuk keluar.

“Tersangka berkomunikasi dengan korban akhirnya korban keluar," kata Ade.

Korban yang tak berdaya diajak naik mobil oleh pelaku, dari sini penganiayaan terjadi. Hasilnya, kaki, perut, dan kepala korban sempat tidak berfungsi normal.

“Pelaku menendang kaki korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kanan pelaku. Saat korban sudah terjatuh, pelaku menendang kepala korban,” kata Ade.

Korban pun mengalami luka cukup serius dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kini, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan UU 23/2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya