Berita

Relawan Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN)/Net

Politik

GMPN Perluas Dukungan untuk Ketua DPR Nyapres di 2024

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 01:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan terhadap tokoh politik untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024 makin marak terjadi di akar rumput. Salah satunya oleh kelompok perempuan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Kelompok perempuan itu bernama Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN), yang memperluas dukungan terhadap putri Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, dengan menggelar "Roadshow Mandat Simpul Perempuan Militan Desa".

Ketua Tim Advokasi DPP Sarinah GPMN, Eva Dewi Nurjannah menjelaskan, pihaknya menggelar roadshow di Jawa Tengah dengan menyambangi 4 kabupaten yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Pemalang, dan Kabupaten Sleman.


“DPP GPMN melakukan Roadshow Jawa Tengah dan akan terus menggalang dukungan untuk Ibu Puan Maharani,” ujar Eva dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/2).

Eva memandang, Puan Maharani sebagai sosok yang memiliki karakter pekerja keras dalam jabatannya, dan menurutnya bekerja untuk masyarakat. Belum lagi ia juga melihat deretan prestasi yang diperoleh.

"Ibu Puan sangat peduli masyarakat tanpa pencitraan diri. Ibu Puan pantas menjadi presiden karena cerdas," sambungnya.

Maka dari itu, ditambahkan Sekretaris Jenderal GPMN, Ali Nugroho, kegiatan serupa akan dilanjutkan di 3 Kabupaten di Jawa Timur. Tujuannya adalah mengkonsolidasikan puluhan Ibu-ibu desa untuk diberikan mandat Simpul.

"Mulai Selasa sudah menyasar desa di Kabupaten Jember sebagai gerakan mengembangkan opini kekuatan, bahwa hanya ada di desa-desa suara konkret yaitu melalui TPS-TPS. Dilanjut Bondowoso dan Sidoarjo sampai rangkaian habis," demikian Ali menambahkan. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya