Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Terbanyak Diusung Relawan Jokowi, Peluang Airlangga Capres 2024 Makin Terbuka

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 21:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rekomendasi dari mayoritas relawan-relawan Presiden Joko Widodo kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai hasil Musyawarah Rakyat (Musra) XVII, di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 12 November 2022, dinilai sebagai angin segar untuk suksesi Pilpres dan Pileg partai berlambang pohon beringin itu di Pemilu Serentak 2024.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza membaca peluang Airlangga sebagai capres 2024 makin terbuka, utamanya untuk diusung Golkar dan juga partai politik (parpol) anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) lainnya, yakni PAN dan PPP.

Pasalnya, Airlangga berada di urutan pertama karena didukung 21,98 persen relawan Jokowi yang menjadi peserta Musra. Sementara di bawahnya ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang didukung 18,93 persen, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapat dukungan 17,98 persen.


“Munculnya nama Airlangga Hartarto di urutan pertama, Golkar tentu akan lebih pede, merasa memperoleh dukungan dari ‘perahu besar relawan Jokowi,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/2).

Peluang tersebut, menurut Dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo itu, bakal berpengaruh ke KIB yang belakangan dipandang sebelah mata ketimbang gerbong koalisi lainnya.

“Maka KIB punya sosok capres potensial yang patut diperhitungkan, meski elektabilitasnya di papan degradasi,” tuturnya.

Selain itu, Efriza juga menganggap relawan-relawan Jokowi yang tergabung dalam Musra ini, juga tengah ingin menunjukkan realitas politik yang mereka pelajari saat ini.

“Mereka sedang berupaya memengaruhi KIB, agar tetap menjadi barisan Koalisi lainnya. Lalu, memberikan dorongan juga keyakinan bahwa KIB punya calon sendiri yang layak dari tiga partai yang tergabung di dalamnya,” demikian Efriza menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya