Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jelang Pemilu, PBB Minta Zimbabwe Jaga Ketenangan

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 19:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mendesak kepada seluruh partai politik dan pemangku kepentingan di Zimbabwe untuk dapat menjalankan dan memastikan pemilihan umum berlangsung damai.

Koordinator Residen PBB di Zimbabwe, Edward Kallon, mengatakan pihaknya menyadari tentang kekhawatiran yang beredar terkait kekerasan yang akan terjadi dalam ajang kontestasi politik kali ini.

"Saya benar-benar ingin mengambil kesempatan ini untuk mendukung seruan yang telah dibuat dari seluruh spektrum politik di Zimbabwe untuk pemilihan yang damai dan mengulangi seruan damai PBB," ujarnya, seperti dimuat The Zimbabwean, Rabu (22/2).


Lebih lanjut, Kallon meminta agar seluruh partai dan individu yang mengikuti ajang pemilihan ini dapat menghormati segala proses, aturan, mekanisme, dan hasil dari pemilu Zimbabawe.

Pada 2018 lalu, aksi unjuk rasa yang diwarnai kekerasan di Zimbabwe yang dipicu bentrokan antara pendukung yang tidak menerima hasil pemilu dengan aparat kepolisian. Insiden ini menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia.

Untuk itu, saat ini PBB berharap agar Komisi Pemilihan Zimbabwe (ZEC) dapat menghadapi tantangan tersebut, dan berhasil menyelanggarakan pemilu damai di akhir tahun mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya