Berita

Surya Paloh mengaku tak bicarakan soal sistem pemilu saat bertemu Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

Di Hadapan AHY, Surya Paloh Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata dengan Jokowi di Istana

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isi pertemuan empat mata dengan Presiden di Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada 26 Januari 2023 lalu akhirnya diungkap Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Di hadapan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran DPP Partai Demokrat, Paloh mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Presiden Jokowi itu tidak membahas sistem pemilu proporsional terbuka dan tertutup.

“Mengingat sudah lama menunggu entry pertemuan dengan Presiden Jokowi, saya tidak mensia-siakan waktu dan kesempatan yang ada, walaupun waktu 1 jam 20 menit. Saya tidak singgung masalah sistem proporsional terbuka dan tertutup ini,” ungkap Surya Paloh saat jumpa pers usai menggelar pertemuan tertutup bersama AHY dan jajaran di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/2).


Sebab, kata Surya Paloh, pihaknya sudah mengetahui bahwa sikap pemerintah tegas menghendaki sistem proporsional terbuka.

“Kalau (proporsional) tertutup baru barangkali saya tanya, ternyata terbuka, sayang kalau saya tanya ya,” demikian Surya Paloh.

Sejumlah elite dari Nasdem dan Demokrat turut hadir saat jumpa pers. Dari Partai Demokrat antara lain Sekjen DPP Teuku Riefky Harsya, Waketum Edhie Baskoro atau Ibas, Ketua DPP Herman Khaeron, Wasekjen Jansen Sitindaon, dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Kemudian dari Partai Nasdem antara lain Ketua DPP Sugeng Suparwoto, senior Partai Nasdem HM Prasetyo, dan sejumlah pejabat teras Nasdem lainnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya