Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, harus bekerja keras untuk memenangkan Pilpres 2024 kalau jadi pasangan calon/Net

Politik

Untuk Raih Kemenangan pada 2024, Puan-Airlangga Harus Maksimalkan Mesin Partai

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 12:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) pada 2024, apabila PDI Perjuangan kawin dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), dinilai masih cukup terbuka. Apalagi, gerbong ini memiliki tokoh-tokoh yang bisa diusung untuk menjadi jagoan.

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara mengamati, peluang PDIP dengan KIB membuat gerbong koalisi untuk memenangkan paket Pemilu Serentak 2024 itu masih cukup terbuka lebar.

“Otomatis untuk memenangkan pemilu legislatif 2024 peluangnya besar. Untuk bisa menang di Pilpres 2024 potensinya ada, tapi masih kecil,” ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/2).


Dari beberapa tokoh yang ada di PDIP maupun KIB, Igor melihat ada dua nama yang bisa dipasangkan untuk menjadi capres dan cawapres dari gerbong koalisi ini. Mereka adalah Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

Akan tetapi, dua tokoh potensial yang namanya telah muncul ke publik itu, dinilai Igor tak memiliki kecukupan untuk mendongkrak suara di Pilpres 2024 mendatang.

Sehingga, instrumental parpol yang tergabung di dalamnya, yakni PDIP, Golkar, PAN, dan PPP, mesti bekerja maksimal untuk memenangkan Pilpres 2024.

“Pasangan Puan-Airlangga jika terwujud merupakan paslon yang mengandalkan mesin partai ketimbang popularitas, elektabilitas, dan akseptabilitas dari sosok figurnya itu sendiri,” demikian Igor.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya