Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Janji Bangun Rumah Baru untuk Korban Gempa dalam Satu Tahun

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 10:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkomitmen untuk melakukan pembangunan besar-besaran demi merekontruksi wilayah terdampak gempa.

Erdogan bahkan menjanjikan rumah baru untuk para penyintas gempa dalam waktu satu tahun.

"Kami mengambil langkah-langkah untuk membangun provinsi lagi. Seperti pusat kota, kami bertujuan membangun desa dalam waktu satu tahun," ujar Erdogan ketika berkunjung ke Provinsi Osmaniye, salah satu wilayah paling terdampak gempa, pada Selasa (21/2).


Menurut Erdogan, proyek rekonstruksi aka dimulai dengan peletakan batu pertama pada Maret mendatang. Tujuannya adalah membangun 200 ribu rumah di 11 kota terdampak, dan 70 ribu rumah di pedesaan.

Selain itu, seluruh infrastuktur di dalam negeri yang hancur akibat gempa, juga dijanjikan oleh pemerintah akan dipulihkan kembali sepenuhnya.

“Monumen budaya yang hancur, termasuk masjid, makam, gereja, sinagoga, dan aset budaya terdaftar lainnya akan diperbaiki dan dibangun kembali sesuai dengan konteks sejarahnya,” tegas Erdogan.

Dimuat Shine, ia juga menekankan, bangunan tidak akan lebih tinggi dari empat lantai.

Saat ini, menurut badan bencana, lebih dari 888 ribu pengungsi tercatat berada di tenda dan kontainer, tempat pengungsian yang disiapkan pemerintah, untuk menunggu seluruh bangunan dibangun kembali.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya