Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy ikut terbang ke Turki mengawal bantuan/Ist

Politik

Salurkan Bantuan, Menko PMK dan Kepala BNPB Ikut Terbang ke Turki

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga untuk penanganan gempa Turki dan Suriah. Bantuan tersebut berupa 140 ton bahan makanan dan bahan logistik lainnya.

Dalam rangka mengawal penyaluran bantuan ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto langsung berangkat menuju Turki.

"Pak Menko (PMK) dan Pak Kepala BNPB juga akan berangkat pada hari ini menyertai rombongan," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (21/2).


Menko PMK dan Kepala BNPB juga akan mengadakan pertemuan dengan pemerintah setempat untuk menyerahkan secara langsung bantuan dari pemerintah Indonesia.

"Tentunya beliau (Muhadjir dan Suharyanto) akan melakukan pertemuan dan melakukan asesmen apa yang dapat disampaikan, apa yang dapat dibantu lagi dari pihak Indonesia kepada pemerintah setempat," sambung Retno Marsudi.

Adapun penyerahan bantuan tahap ketiga ini dipimpin langsung Presiden Joko Widodo dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Selasa (21/2).

Pengiriman bantuan ketiga ini merupakan tindak lanjut dari dua bantuan yang sebelumnya sudah dikirim, yakni berupa tim pencarian dan pertolongan dari SAR. Di tahap kedua, Indonesia juga mengirim bantuan emergency medical team (EMT) atau tim medis darurat dengan membangun Rumah Sakit Lapangan Indonesia.

"Kita harapkan apa yang kita kirimkan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada disana," ungkap Presiden Jokowi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya