Berita

Lucky Hakim mundur dari jabatan Wabup Indramayu/Net

Politik

Mundur sebagai Wabup Indramayu, Lucky Hakim Dinilai Gagal Bangun Komunikasi Politik

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 09:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar pengunduran diri Lucky Hakim sebagai Wakil Bupati (Wabup) Indramayu menjadi sorotan publik. Salah satunya pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan.

Menurut Firman, pengunduran Lucky Hakim dari jabatan Wabup itu disebabkan oleh problem yang tak kunjung bisa diselesaikan. Sebab, jika tidak ada problem, tak mungkin secara tiba-tiba mengundurkan diri.

"Misalkan ada konflik, apa yang memicu konflik. Konflik ini biasanya soal pembagian porsi pekerjaan. Tapi kalau dilihat di undang-undang, pimpinan daerah itu adalah bupati, bukan pasangan," kata Firman kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (20/2).


Dalam pandangan Firman, Lucky berharap memiliki porsi yang lebih dalam pengelolaan pemerintahan. Namun, pada kenyataannya harapan tersebut tidak terealisasi.

"Jadi menimbulkan persoalan seperti ini. Kalau kepala daerah tidak memberikan tugas ya memang tidak ada yang bisa dilakukan (oleh wakil kepala daerah)," tuturnya.

Dengan begitu, Firman menilai ada kegagalan dalam membangun komunikasi politik dalam diri Lucky Hakim. Apalagi, Lucky Hakim masih ada mandat kontrak politik dengan warga Kabupaten Indramayu yang harus diselesaikan dalam 5 tahun.

"Harusnya berusaha sekeras mungkin, bagaimana kontrak lima tahun itu bisa diselesaikan. Ini kan bagaimana membangun komunikasi politik yang baik dan konsensus, itu yang kelihatannya tidak optimal yang dilakukan oleh Kang Lucky Hakim selama ini," demikian Firman Manan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya