Berita

Representative images/net

Dunia

Gaji Tak Kunjung Naik, Ribuan Pekerja Ambulans di Inggris Turun ke Jalan

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 06:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan pekerja ambulans di seluruh Inggris dan Wales kembali melakukan mogok kerja pada Senin (20/2) karena masalah gaji yang belum terselesaikan.

Lebih dari 11 ribu pekerja di Wales dan di tujuh dari 10 perwalian ambulans di Inggris, memutuskan bergabung dengan aksi mogok massal.

"Ini sepenuhnya kesalahan pemerintah bertelinga kaleng,  yang menolak membicarakan gaji," kata serikat pekerja GMB di Twitter.


Berdasarkan laporan yang dimuat Anadolu Agency, pekerja ambulans Wales sebelumnya telah mendapatkan tawaran gaji baru dari pemerintah, namun mereka memutuskan untuk menolak tawaran tersebut.

Belum diketahui berapa angka yang mereka tolak. Di Skotlandia, para petugas kesehatan menangguhkan rencana pemogokan serupa, karena mereka berhasil mendapatkan kenaikan gaji sebesar 14 persen.

Sejauh ini Inggris masih terus bergulat dengan aksi protes massal yang semakin meluas, yang dilakukan oleh pekerja dari sektor kesehatan. Mereka menyerukan perbaikan upah yang telah lama dikeluhkan.

Namun, seruan itu tidak kunjung disambut baik oleh pemerintah karena mereka mengaku tengah menghadapi inflasi tinggi, yang menjadi pemicu beban negara dan harga-harga yang kian melonjak.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya