Berita

Presiden AS Joe Biden kunjungi Katedral St. Sophia bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv, Ukraina, pada 20 Februari/Net

Dunia

Zelensky: Kunjungan Pertama Biden ke Kyiv Menakjubkan dan Paling Penting dalam Sejarah

SELASA, 21 FEBRUARI 2023 | 06:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Kyiv menjadi sesuatu yang istimewa. Selain ini merupakan kunjungan yang pertama  sebagai pemimpin, juga dilakukan secara mendadak.

Biden tiba pada pagi hari dan disambut dengan hangat oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Sambil menjabat tangan Biden, Zelensky mengungkapkan rasa senangnya dan berterima kasih atas kunjungan itu. Mengatakan itu adalah kunjungan paling penting dalam sejarah Ukraina- AS.

"Kunjungan pertama presiden AS ke Ukraina dalam 15 tahun ini adalah yang paling penting dalam sejarah hubungan Ukraina-AS. Tepatnya sekarang, karena periode ini adalah yang paling sulit," kata Zelensky pada konferensi pers bersama dengan Biden di Kiev, menurut siaran saluran TV Rada.


Selama kunjungan, Biden mengumumkan paket bantuan tambahan untuk Ukraina dalam perangnya dengan Rusia sebesar setengah miliar dolar. Paket itu mencakup lebih banyak peralatan militer, termasuk amunisi artileri dan Howitzer.

“Saya pikir sangat penting dan tidak ada keraguan apa pun untuk terus mendukung Ukraina dalam perang,” kata Biden saat duduk bersama Zelensky, seperti dikutip dari CNN.

Biden dalam perjalanan menuju Polandia untuk kunjungan dua hari untuk menandai  peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina. Secara mengejutkan,  ia tiba-tiba meminta untuk menyeberang dulu ke Ukraina. Meskipun Gedung Putih mengatakan itu adalah di luar rencana, tetapi menjejakkan kaki ke Kyiv telah masuk dalam agenda sejak bulan lalu, hanya saja baru sekarang terwujud.

Telah lama Biden ingin mengunjungi Ukraina, terutama setelah beberapa rekannya di Eropa semuanya melakukan perjalanan untuk bertemu dengan Zelensky di Kyiv.

Namun, masalah keamanan telah mencegah Biden melakukan perjalanan ke Kyiv.

"Mereka tidak akan membiarkan saya - bisa dimengerti, saya kira - melintasi perbatasan dan melihat apa yang terjadi di Ukraina," katanya saat itu.

Kunjungan pertama seorang presiden AS ke Ukraina adalah pada tahun 1991, ketika George W. Bush, Sr datang ke negara tersebut.

Kemudian, pengganti Bush, Bill Clinton, mengunjungi negara itu tiga kali selama menjabat sebagai kepala negara antara tahun 1994, 1995 dan 2000). Kemudian George W. Bush mengunjungi negara itu pada tahun 2008.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya