Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Jika Diendorse Jokowi, Prabowo Dipasangkan dengan Sosok Berambut Putih atau Berkacamata?

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Endorsement terhadap satu sosok bakal calon presiden (bacapres) ditunjukkan Presiden Joko Widodo di perayaan hari ulang tahun (harlah) PPP di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (16/2). Publik menduga sosok yang didukung Jokowi untuk menjadi calon presiden (capres) 2024 adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara berpendapat, secara tersirat Jokowi memang tengah mencari alternatif capres yang akan didukungnya. Setelah terbilang gagal meng-endorse Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seperti yang diperlihatkan dalam beberapa momentum.

 â€œTersirat saat menyapa deretan tokoh bakal capres (di harlah PPP), Jokowi lebih suka jika PPP bisa mendukung Prabowo,” ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/2).


Namun, meski Jokowi tampak mendukung Prabowo untuk nyapres, dengan menyapanya lebih awal ketimbang tokoh potensial nyapres lainnya saat berpidato di acara harlah PPP, masih menyiratkan pesan politik yang lain.

Salah satunya adalah melihat kemungkinan Jokowi juga ingin meng-endorse sosok yang belakangan disebut-sebut pantas menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada 2024.

“Sekarang masalah siapa capres kuat 2024 sudah bisa dilihat walaupun belum deklarasi. Tetapi soal cawapres masih seru untuk dilihat. Publik sebenarnya juga menunggu siapa sosok cawapres yang di-endorse oleh Jokowi,” tuturnya.

“Dengan kata lain, cawapres 2024 itu jatah siapa? Apakah yang ada rambut putihnya juga? Yang pake kacamata?  Sandiaga Uno? Erick Thohir, atar AHY?” demikian Igor.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya