Berita

Paetongtarn Shinawatra/Net

Dunia

Andalkan Kepopuleran Sang Ayah, Puteri Bungsu Thaksin Yakin Memenangkan Pemilihan Thailand

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tahun ini mungkin akan menjadi pemilihan yang paling mendebarkan bagi Thailand, di mana putri mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra menjadi salah satu kandidatnya.

Menggembar-gemborkan warisan populisme keluarga, Paetongtarn Shinawatra siap memenangkan jutaaan suara pada pemilihan yang akan berlangsung Mei mendatang.

Paetongtarn, yang saat ini berusia 36 tahun, berharap bisa menyalakan kembali semangat yang pernah dimiliki ayah dan bibinya, Yingluck Shinawatra. Ia berkampanye di kubu pedesaan, yang didominasi suara dari partai politik Pheu Thai yang didirikan keluarga Shinawatra, meruntuhkan dominasi pemerintahan yang didukung militer pimpinan PM Prayuth Chan-o-cha.


Basis pendukung partai Pheu Thai adalah para petani. Karena itu, kebijakannya rata-rata diarahkan untuk para petani. Putri bungsu Thaksin Shinawatra itu menjanjikan kebijakan yang lebih baik untuk meringankan beban penduduk.

Paetongtarn berjanji bahwa partai Pheu Thai akan menyelesaikan urusan yang belum selesai dari tiga masa jabatan sejak 2001, yang semuanya dipersingkat oleh keputusan pengadilan dan kudeta militer yang konon diatur oleh kelompok konservatif Thailand.

"Kami berhasil memperbaiki semuanya pada tahun pertama, tetapi empat tahun kemudian kami digulingkan oleh kudeta, jadi ada hal-hal yang belum kami capai," kata Paetongtarn dalam wawancaranya dengan Reuters.

"Kami pergi ke setiap tahap untuk memberi tahu orang-orang bagaimana kebijakan kami dapat mengubah hidup mereka. Dan hanya melalui politik yang stabil kehidupan orang dapat berubah secara berkelanjutan," katanya.

Thaksin dan Yingluck digulingkan oleh tentara masing-masing pada tahun 2006 dan 2014.

Saat ini, keduanya tinggal di pengasingan untuk menghindari hukuman penjara yang menurut sekutu mereka dirancang untuk mencegah kembalinya mereka ke ranah politik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya