Berita

Tank AMX-10 Angkatan Darat Prancis/Net

Dunia

Tank Bantuan Prancis Tiba di Ukraina Pekan Depan

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina akan menerima kiriman kendaraan lapis baja jenis AMX -10 dari Pemerintah Inggris yang kemungkinan akan tiba di Kyiv pekan depan.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu kepada surat kabar Le Parisien edisi Minggu.

Lecornu juga memaparkan, pelatihan kru Ukraina di AMX-10 hampir selesai.


"Mulai bulan depan, 600 tentara Ukraina akan menjalani pelatihan setiap bulan," lanjut Lecornu.

AMX -10 adalah kendaraan lapis baja beroda dengan senjata yang kuat, dan terkadang digambarkan sebagai tank ringan. Bulan lalu, Paris mengatakan akan mengirim sekitar 30 kendaraan sebagai bagian dari paket bantuan baru, setelah mengirim senjata antipesawat dan sistem artileri bergerak.

Namun demikian, Ukraina nampaknya kurang puas dengan lapis baja ringan model AMX-10. Menurut mereka, itu tidak memenuhi jenis kendaraan yang diperlukan untuk memenangkan konflik dengan Rusia.

Kyiv telah meminta lebih banyak senjata seperti tank pelacak, tank tempur utama, termasuk pasokan lebih lanjut dari Challenger 2 Inggris, M1 Abrams AS dan Leopard 2 Jerman.

Analis mengatakan jumlah itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan di medan perang.

Ukraina diperkirakan memiliki sekitar 400 tank T-64BM yang diproduksi di dalam negeri dan 300 T-80, selain mengoperasikan sekitar 1.000 tank rampasan dari Rusia.

Sementara itu International Institute of Strategic Studies memperkirakan bahwa Rusia memiliki sekitar 1.800 tank yang tersedia untuk pertempuran di Ukraina, setelah kehilangan sekitar 1.000 armada operasionalnya.

Mengingat intensitas pertempuran yang tinggi di sepanjang garis depan, angka tersebut dapat berubah dengan cepat.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya