Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Intelijen Inggris: Rusia Gunakan Balon Mata-mata untuk Sedot Informasi di Ukraina

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia kemungkinan menggunakan balon dengan reflektor radar untuk mendapatkan informasi tentang sistem pertahanan udara Ukraina selama ini.

Dugaan itu disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris di Twitter baru-baru ini, seperti dilaporkan Ukrinform pada Minggu (19/2).

Moskow telah mulai meluncurkan objek udara dengan tujuan mengelabui pertahanan udara Ukraina untuk menembakkan rudal darat-ke-udara dan menghabiskan pasokan berharga, menurut Kementerian.


Pekan lalu, benda asing diduga milik Rusia, terbang di atas Ukraina dan terdeteksi di wilayah udara Rumania dan Moldova. Angkatan Bersenjata Ukraina mengklaim mereka melihat beberapa balon dengan reflektor radar digantung di bawahnya di atas langit Kyiv.

Pejabat Ukraina melaporkan, mereka telah menembak jatuh setidaknya enam di antaranya.

Benda terbang tersebut telah terlihat di langit Ukraina dua kali sejak AS menembak jatuh balon pengintai China awal bulan ini.

Menurut Kementerian, balon-balon itu adalah taktik terbaru yang dikerahkan oleh Rusia dalam kampanye serangan rudal dan pesawat tak berawak kamikaze yang semakin intensif dalam beberapa pekan terakhir.

“Mereka akan mengeksploitasi ini ketika cuaca mendukung mereka," kata  juru bicara komando angkatan udara Ukraina, Yuriy Ignat.

Seorang pejabat Ukraina mengatakan, mereka sangat yakin, balon yang melayang ke wilayah udaranya adalah milik Rusia, meskipun tidak ada negara yang secara terbuka berspekulasi tentang asal mereka.

Pada 12 Februari 2023, Angkatan Udara Ukraina melaporkan penampakan balon di atas wilayah Dnipropetrovsk. Pada 14 Februari 2023, penampakan objek 'berbentuk balon' menyebabkan penutupan wilayah udara Moldova selama beberapa jam.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya