Berita

Sekretaris Wilayah DPW PKB DKI Jakarta Mohammad Fauzi/Net

Politik

Gelar Fit and Proper Test Bacaleg, PKB Jakarta: Kita Cari yang Serius Bertarung

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 00:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta siapkan bakal calon legislatif (Bacaleg) DPDR DKI pada Pemilu 2024, dengan menggelar fit and proper test.

Sekretaris Wilayah DPW PKB DKI Jakarta Mohammad Fauzi mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan ini untuk mengukur keseriusan, kesiapan, dan potensi yang dimiliki para bacaleg di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

"Kita ingin menjaring bacaleg DPRD DKI Jakarta yang benar-benar serius dan siap bertarung untuk memenangkan Pemilu 2024 dari dapil masing-masing," ujar Mohammad Fauzi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/2).


Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB DKI Jakarta ini membeberkan kriteria bacaleg yang bakal diusung maju di Pemilu 2024 nanti. Pertama, memiliki komitmen dan loyalitas terhadap partai.

Kedua, memiliki kesiapan jaringan dan organ yang bisa dioptimalkan untuk mendukung perjuangan kerja-kerja partai dalam pemenangan Pemilu 2024. Ketiga bacaleg PKB Jakarta juga harus memiliki visi kebangsaan yang kuat.
"PKB adalah partai berbasis massa Islam terbesar di Indonesia yang berhaluan ahlussunah waljamaah, yang menghargai perbedaan dan mengakui adanya kebhinekaan." katanya.

PKB, lanjutnya, berjuang untuk mewujudkan masyarakat yang adil sejahtera, baldatun toyibatun warobbun ghofur dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kriteria selanjutnya, sambung Fauzi, bacaleg  PKB Jakarta harus memiliki komitmen kepada konstituen atau pemilihnya.

Kelima, para bacaleg sudah memiliki kesamaan persepsi dan pandangan bahwa setiap kader PKB wajib mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Presiden 2024.

"Selain persyaratan tersebut di atas, para bacaleg yang maju dari PKB untuk kursi DPRD DKI Jakarta tersebut, tidak pakai mahar politik," demikian Mohammad Fauzi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya