Berita

Laporan kader Hipmi Riduwan Putra Saleh karena diduga korban pengeroyokan/Repro

Hukum

Diduga Dikeroyok, Kader HIPMI Polisikan Oknum Anggota DPRD Sumut ke Polisi

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 18:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Diduga dianiaya oleh oknum anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berinisial AF, kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut membuat laporan polisi.

Kader HIPMI yang menjadi korban tersebut bernama Riduwan Putra Saleh yang merupakan warga Pasar VII Tembung, Kabupaten Deliserdang. Dia telah membuat laporan ke Polres Padang Sidimpuan pada Sabtu dini hari (18/2).

Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi nomor LP/B/67/II/2023/SPKT/Polres Padang Sidimpuan Polda Sumatera Utara tanggal 18 Februari 2023.


Riduwan mengatakan, oknum DPRD Sumut berinisial AF yang juga merupakan Ketua DPW salah satu partai politik itu diduga telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadapnya.

"Saya tidak tahu apa masalahnya, tiba-tiba saya ditendang dan dipukuli. Ada sekitar empat orang yang mengeroyok saya," ujar Riduwan dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/2).

Riduwan menjelaskan, pengeroyokan tersebut terjadi di lantai II salah satu hotel di Padang Sidimpuan dalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) salah satu organisasi pada Jumat malam (17/2). Riduwan dan AF bersama sejumlah orang hendak menghadiri acara tersebut.

Pada saat itu, Riduwan mengaku dicegat oleh tiga orang yang diduga merupakan anak buah dari AF yang mempertanyakan alasan Riduwan hadir di acara Muswil organisasi tersebut. Namun, Riduwan mengaku tidak menggubrisnya.

"Dia bahas tentang organisasi saya, organisasi saya kan Tapak Suci bang. Saya bilang kalau mau bahas organisasi ini, nanti di Medan saja jangan sekarang. Saya abaikan, saya lewati. Pas saya mau masuk pintu, AF dia buka pintu, nengok saya, langsung diterjang saya, tanpa cekcok ngomong sedikitpun," jelas Riduwan.

Bahkan, ketiga orang anak buah AF kata Riduwan, juga memukulinya. Sehingga, dirinya dikeroyok oleh empat orang termasuk AF. Pada saat kejadian itu kata Riduwan, AF juga terkesan bersikap arogan meskipun telah dilerai oleh aparat kepolisian yang ada di lokasi acara tersebut.

"Karena beliau (AF) saat dilerai mencoba melepaskan diri untuk mengejar saya kembali sambil mengancam akan menghabisi saya dengan gaya arogannya sambil menunjuk ke saya dengan suara yang lantang," terang Riduwan.

Akibat penganiayaan itu, Riduwan mengaku, sejumlah bagian tubuhnya mengalami memar, seperti kepala, bawah mata, leher dan pundak. Sehingga, Riduwan berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya tersebut.

"Saya sudah visum dan buat laporan di Polres Padangsidimpuan. Ini kan untuk efek jera juga, saya minta kepolisian untuk dapat segera memproses laporan saya," pungkas Riduwan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya