Berita

Upaya penyelamatan Samir Muhammed Accar/Net

Dunia

Pasutri Ditemukan Selamat Setelah 12 Hari Terjebak di Reruntuhan Gempa Turki

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sepasang suami-istri dan putra mereka berhasil diselamatkan dari reruntuhan gempa Turki setelah terjebak selama lebih dari 12 hari.

Sebuah tim SAR dari Kyrgyzstan menyelamatkan Samir Muhammed Accar (49 tahun) bersama istrinya, Ragda (40 tahun), dan putra mereka yang berusia 12 tahun saat menggali puing-puing gedung apartemen di kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki selatan.

Mereka dikeluarkan pada Sabtu (18/2) sekitar pukul 11.30 waktu setempat, atau 296 jam setelah gempa 7,8 magnitudo mengguncang Turki pada 6 Februari.


Segera setelahnya mereka dibawa oleh ambulans ke rumah sakit. Namun sayangnya putra mereka dinyatakan meninggal.

Dimuat Anadolu Agency, Samir Muhammed Accar mengaku ia bertahan hidup di bawah puing-puing dengan meminum air kencingnya sendiri.

Provinsi Hatay menjadi salah satu daerah yang paling parah dilanda gempa yang menewaskan sedikitnya 46 ribu orang di Turki dan Suriah.

Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di Turki, meskipun kepala badan tanggap bencana negara itu mengatakan akan berakhir pada Minggu (19/2).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya