Berita

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi saat menyampaikan pidato di acara Rakernas pertama Partai Ummat di Jakarta beberapa waktu lalu/Ist

Politik

Bawa-bawa Politik Identitas, Partai Ummat Rugikan Anies Baswedan

SABTU, 18 FEBRUARI 2023 | 16:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang pertama digelar pada 13 hingga 15 Februari 2023 lalu terkait politik identitas bakal merugikan Anies Baswedan yang juga masuk sebagai opsi tokoh yang akan didukung sebagai capres 2024.

“Saya kira ini hanya merugikan Anies sendiri,” ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/2).

Menurut pakar komunikasi politik lulusan America Global University ini, Ridho dalam pernyataan menyebut “Partai Ummat adalah politik identitas” hanya akan menurunkan elektabilitas atau keterpilihan Anies Baswedan.


Pasalnya, dalam Rakernas yang pertama digelar Partai Ummat itu, Anies direkomendasikan sebagai salah satu tokoh yang didukung untuk menjadi kontestan Pilpres 2024, di samping ada nama lain seperti Menteri Pertahanan,  Prabowo Subianto, dan juga mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

“Saya kira Partai Ummat salah kaprah mendukung Anies dengan bermain politik identitas,” tuturnya.

Di samping itu, justru Jerry melihat Anies ketika maju Pilkada 2017 silam tak pernah membawa-bawa politik identitas sebagai materi kampanye, yang tujuannya adalah untuk mendongkrak keterpilihannya.


“Di DKI Jakarta pola politik Anies bukan identitas. Jadi sudah bagus Partai Ummat dukung Anies. Tapi kalau hanya merusak pencapresan, Anies mending pikir-pikir dulu diusung Partai Amien Rais ini,” demikian Jerry menambahkan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya