Berita

Produsen mesin Jerman Scheppach GmbH mengirimkan bantuan untuk Turki/Net

Dunia

Bantu Penuhi Kebutuhan Listrik, Perusahaan Jerman Kirim 1.368 Generator ke Turki

SABTU, 18 FEBRUARI 2023 | 12:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah bantuan terus berdatangan dari negara-negara Eropa ke wilayah tenggara Turki yang terkena gempa, salah satunya dari produsen mesin Jerman Scheppach GmbH.
Perusahaan itu mengirimkan lebih dari 1.368 generator ke daerah yang dampak di selatan negara itu.
General Manager Scheppach, Serdar Eraslan, mengatakan bahwa sebagai orang Turki membantu korban bencana gempa yang melanda negaranya itu merupakan kewajiban bagi dirinya.

"Perusahaan mendukung keluarga dan orang tua yang kehilangan harta benda mereka dan menyediakan akses listrik dan penghangat  untuk mereka," kata Eraslan, seperti dikutip dari Daily Sabah, Sabtu (18/2).


Eraslan juga mengatakan telah mempertimbangkan kebutuhan korban gempa saat mengirim generator ke Turki.

"Dengan generator inverter yang kami kirim, dapat mengisi daya untuk produk sensitif seperti ponsel dan laptop," katanya.

Pengiriman 12 generator diesel, 1.356 inverter, serta 160 pemanas listrik besar dengan nilai keseluruhan sekitar 1 juta euro,  itu berkat upaya yang dilakukan Konsulat Turki di Munich.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya