Berita

Bendera negara China/Net

Politik

Dubes AS ke Kantor PKS, Pilpres 2024 Pertarungan dengan China?

KAMIS, 16 FEBRUARI 2023 | 20:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kunjungan Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Sing Yong Kim ke Kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (15/2),  dinilai sebagai bagian dari politik Pilpres 2024.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, PKS sebagai kubu oposisi pemerintah sekaligus salah satu parpol pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, menunjukkan proses pendekatan blok Barat yang berseberangan dengan rezim pemerintah.

"Memang pemilu Indonesia termasuk pertarungan Timur dan Barat. Tapi paling elegan bisa disebut pertarungan AS-China," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/2).


Lebih dalam lagi, Jerry memandang pertarungan blok barat dan timur yang terjadi antara AS dan China dalam kurun waktu beberapa tahun sebelum, saat dan pasca Covid-19 sekarang ini bisa terejewantahkan ke dalam pertarungan politik suatu negara.

Di Indonesia sendiri, kekinian sudah bisa terdeteksi kubu politik yang bakal saling bertentangan saat Pilpres 2024 mendatang.

"Saya kira langkah ini setidaknya baik, berarti ada sinyalemen dukungan AS terhadap Anies terbuka," tuturnya.

Jerry yang juga doktor komunikasi politik America Global University mencatat Indonesia sebagai tempat pertarungan antara blok barat dan timur.

"Indonesia sejak Soekarno menjadi ajang perebutan dua negara raksasa dunia yakni AS dan Cina. Di era Jokowi peran dan dominasi China lebih besar ketimbang Amerika," ucapanya.

"Berbeda di Era SBY, Soeharto dan Habibie serta Gus Dur dominasi Amerika cukup dominan. Saya kira ada sinyalemen AS mensupport pencapresan Anies," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya