Berita

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani/Net

Politik

DPR Yakin TNI-Polri Mampu Selamatkan Pilot Susi Air yang Disandera KKB

KAMIS, 16 FEBRUARI 2023 | 16:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI meyakini TNI bersama Polri mampu membebaskan pilot Susi Air yang sampai saat ini disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani meyakini TNI dan Polri sudah memiliki strategi yang baik dan terukur, sehingga pendekatan persuasif yang dilakukan berhasil dengan baik tanpa adanya korban jiwa.

"Kami memberikan dukungan moral untuk TNI di lapangan, yang bersama Polri sedang mengupayakan pembebasan pilot Susi Air. Tentu kami optimis berbekal pengalaman dan latihan selama ini, tugas pembebasan bisa diselesaikan dengan baik pada waktunya," kata Christina, Kamis (16/2).


Politisi Golkar itu menjelaskan bahwa langkah pemerintah dan Panglima TNI mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan sandera di lapangan sudah sangat tepat.

"Kuncinya memang persuasif. Jangan sampai jatuh korban yang hanya menimbulkan efek dan dampak buruk bagi solusi masalah Papua," kata Christina.

Video dari kelompok KKB yang beredar luas bersama pilot Susi Air yang disandera kata Christina tidak perlu direspons berlebihan. Misalnya, membangun narasi atau reaksi yang berlebihan.

"Kita sama-sama berharap operasi pembebasan Pilot Susi Air berhasil dengan baik," pungkas Christina.

Dalam video sandera KKB pilot Susi Air, seorang pasukan yang bersenjata lengkap menyatakan bahwa pilot bernama Philip Mark Mehrtens itu dalam keadaan sehat.

Ia mengungkapkan sandera ia lakukan untuk jaminan negosiasi kemerdekaan Papua.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya