Berita

Kumpulan pemuda lintas profesi meluncurkan gerakan pemuda bernama "Gagasan"/Ist

Politik

Ingin Pemilu 2024 Substantif, Tokoh Pemuda Deklarasi Gerakan Gagasan

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 19:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tepat satu tahun menjelang pemilihan umum digelar, kumpulan pemuda lintas profesi meluncurkan gerakan pemuda bernama "Gagasan". Gagasan lahir dari kepedulian akan masa depan perpolitikan Indonesia yang diharapkan lebih mengedepankan substansi dan pemikiran perbaikan bangsa.

Koordinator Gagasan, Michael Victor Sianipar menyampaikan perihal pentingnya wadah untuk pemuda bisa mengutarakan gagasannya dan menuntut juga gagasan dari para calon pemimpin masa depan bangsa.

“Teman-teman yang berkumpul di sini sepakat bahwa politik Indonesia harus naik kelas. Indonesia butuh gagasan fresh, butuh inovasi dan solusi," ujar Victor Sianipar dalam diskusi bertajuk "Deklarasi Cinta: Pemuda dan Perubahan", Rabu (15/2).


Kata Victor, peluncuran "Gagasan" karena mereka tidak ingin pemilu hanya jadi ajang gimmick, yang hanya ramai hiruk pikuk. Tetapi, pemuda hanya jadi penonton atau lebih parah lagi hanya sekedar jadi alat.

"Kami mau dengar dan kritisi gagasan para calon pemimpin. Kami juga mau gagasan kami didengar dan dijalankan. Pemuda harus jadi bagian aktif dari perubahan dan kemajuan bangsa,” terangnya.

Dalam berbagai survei, kata Victor, diperkirakan bahwa Generasi Z dan milenial yang berada di rentang usia 17-39 tahun akan mendominasi Pemilu 2024.

"Proporsi pemilih muda pada Pemilu 2024 diprediksi mendekati 60 persen atau sekitar 120 juta pemilik hak suara. Maka, Pemuda perlu memiliki peran yang strategis dalam peta politik 2024," terangnya.
 
Sementara dari kalangan advokat dan akademisi yang hadir sebagai pembicara, Togi Pangaribuan, menambahkan bahwa pemuda harus bijak menentukan pilihan nantinya.

“Pilihan politik harus diambil melalui pertimbangan yang obyektif. Perbedaan pilihan politik itu biasa asal tetap mengedepankan persatuan,” kata Togi.

Acara tersebut ditutup dengan deklarasi Gagasan yang dibacakan oleh Aida Mardatillah, Musthofa Faruq, Osco Olfriady Letunggamu, Sabrina Malik, dan Togi Pangaribuan.

Hadir juga pembicara lainnya yang turut berbagi perspektif, yakni anggota DPR RI Komisi XI Puteri Komaruddin dan CEO Asumsi Pangeran Siahaan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya