Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika/Ist

Presisi

Polda Metro Jaya dan Polres Tangsel Ungkap Peredaran 109,9 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 17:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional seberat 109,9 kilogram.

Awal pengungkapan kasus saat Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 40,7 kilogram dengan tersangka RS, H, dan HL.

Namun, pengungkapan tak sampai di situ, bersama dengan Polres Tangerang Selatan, penyidik bergerak mencari jaringan lainnya.


"Kemudian dilakukan pengembangan yang informasinya dilakukan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dengan Polres Tangsel dan sama-sama melakukan penyelidikan maka tertangkap kembali narkotika jenis sabu sebesar 69,2 kilogram," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/2).

Dari pengungkapan ini, total sudah lima orang dijadikan tersangka, dengan dua tambahan yakni SS dan BP.

Lanjut Trunoyudo, modus operandi yang dilakukan para tersangka dengan membawa sabu di kemasan teh melalui jalur China masuk ke Malaysia dan tiba di Tanjung Balai.

"Jenis narkotika yang berhasil diungkap dan disita ini dikamuflasekan dengan pack ataupun bungkusan teh yaitu Guan Yin Wang, satu lagi dengan bentuk packing warna silver," ucap Trunoyudo.

Menurut rencana jaringan ini akan mengedarkan sabu di wilayah Jakarta dan Tangerang. Kini ke lima tersangka terancam hukuman seumur hidup dengan jeratan Pasal 114 ayat 2 ayat subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 1 UU 35/2009 tentang Narkotika.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya