Berita

Pesawat bantuan dari Saudi bersiap menuju ke Bandara Internasional Aleppo/Net

Dunia

Pesawat Saudi Pertama yang Membawa Bantuan 35 Ton Mendarat di Aleppo Suriah

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 06:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Arab Saudi kembali mengirimkan pasokan bantuan untuk korban gempa di Suriah. Terbaru, kerajaan mengirim sebuah pesawat yang sarat dengan 35 ton bantuan. Pesawat itu tiba di bandara Aleppo Suriah pada Selasa (14/2) waktu setempat.

Saudi Press Agency melaporkan, bantuan tersebut termasuk makanan, bantuan medis dan bahan-bahan tempat tinggal.

"Arab Saudi akan terus mengirimkan lebih banyak pesawat bantuan ke Aleppo," kata Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief) kepada The National.


Pengiriman terbaru datang setelah truk bantuan Saudi mencapai kota Jindires di Suriah barat laut pada Senin.

Pasokan bantuan didistribusikan di Suriah utara, ke daerah-daerah termasuk Jindires, Kafr Takharim, Atarib, Bulbul, Rajo, Atmeh, Sarmada dan Dar Azza.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan mengatakan bahwa korban gempa di Turki dan Suriah layak mendapat tanggapan yang memadai, dan bahwa kerajaan telah menanggapi dengan cepat dengan mengirimkan tim bantuan dan pertolongan.

Sebanyak delapan pesawat bantuan Saudi telah dikirim sejauh ini, dengan pasokan makanan dan akomodasi termasuk tenda, selimut, permadani, selain pasokan medis.

Sebelas truk bantuan KSrelief membawa 104 ton persediaan makanan dan tenda yang dikirim melintasi perbatasan Turki-Suriah pada Sabtu melalui titik penyeberangan di wilayah Afrin.

“Kita harus memastikan bahwa penderitaan yang sangat besar yang menimpa rakyat Suriah harus diangkat dan oleh karena itu kami mendukung penuh sebanyak mungkin untuk mengirimkan bantuan ke seluruh wilayah Suriah,” kata Pangeran Faisal.

Jembatan udara bantuan Saudi juga diluncurkan oleh KSrelief untuk membantu orang-orang yang terkena dampak gempa di Suriah dan Turki atas perintah Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Seorang pekerja bantuan dari Arab Saudi mengatakan kepada The National bahwa ada 2.000 tenda di sebuah kamp yang didirikan KSrelief, yang diperlengkapi untuk menampung para korban gempa di Suriah utara.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya