Berita

Bangunan yang runtuh akibat Gempa di Turki/Net

Global

500 WNI Terdampak Gempa Turki, 10 Korban Luka Masih Dirawat

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekkitar 500 warga negara Indonesia (WNI) didata telah terdampak gempa di Turki. Sementara 10 WNI yang menjadi korban luka saat ini masih dirawat.

Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara mengatakan sebanyak 123  WNI telah dievakuasi langsung dalam operasi tahap pertama setelah gempa mematikan terjadi di Turki pada pekan lalu.

Sebanyak dua orang WNI, yang merupakan ibu dan anak meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan, dan telah dimakamkan di Kahramanmaras, provinsi yang paling terdampak di Turki.


Saat ini, KBRI Ankara telah mendistribusikan bantuan logistiknya sejumlah 189 paket untuk para WNI, dan tengah mempersiapkan operasi evakuasi tahap kedua, di mana 3 warga negara tetangga, Filipina juga akan dibantu untuk dievakuasi.

"Sebagai informasi, Indonesia adalah perwakilan asing pertama yang mengevakuasi warganya sendiri di Turki," tulis Kemlu dalam update press breifingnya.

Sementara untuk di Suriah, pemerintah memastikan tidak ada WNI yang tewas atau pun terdampak oleh gempa.

Akan tetapi, KBRI Damaskus berkomitmen akan terus melakukan pemantauan dan perkembangan yang terjadi di lapangan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya