Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais/RMOL

Politik

Risih ke Gerakan Musra Relawan Jokowi, Amien Rais: Tunda Pemilu Kekejaman Politik

SENIN, 13 FEBRUARI 2023 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

  Gerakan politik Musyawarah Rakyat (Musra) yang dibuat relawan Presiden Joko Widodo membuat pendiri sekaligus Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais risih. Bahkan, ia meyakini kabar yang beredar tentang pemilu tetap akan ditunda.

Hal tersebut disampaikan Amien Rais saat memberikan Tausiyah Politik dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perdana Partai Ummat di Gedung GS1 Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (13/2).

“Di sini saya ingin memberikan pesan, mudah-mudahan sampai ke istana. Bahwa sekarang kita melihat usahanya (tunda pemilu) memang dari berbagai cara. Misalnya, kita mendengar akhir-akhir ini di kota-kota besar ada Musra,” ujar Amien menyinggung.


Amien mengetahui dari informasi yang diperolehnya tentang isi wacana yang dibahas dalam Musra yang sudah melaksanakan kegiatan beberapa kali di pulau Jawa.

“Isinya adalah, pasti begini: ‘Pak Jokowi didukung rakyat 5 tahun lagi’,” samsung Amien mencontohkan.

Maka dari itu, Amien berpandangan upaya-upaya kelompok rezim untuk melakukan penundaan pemilu tak lain adalah untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Jokowi yang melanggar konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

“Itu menurut saya sebuah political conspiracy, itu juga political crime, political evil collaboration, kolaborasi sangat jahat di bidang politik, dan politik yang sama sekali tidak mengindahkan hukum termasuk konstitusi dan lain-lain, serta kekejaman politik,” demikian Amien menambahkan. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya