Berita

Pengemudi mobil Fortuner (baju hitam) tengah memukul mobil brio kuning/Repro

Presisi

Meski Kedua Pihak Sudah Musyawarah, Kasus Fortuner Senopati Tetap Dilanjut

SENIN, 13 FEBRUARI 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus dugaan kekerasan yang dilakukan GR (24), pengemudi Toyota Fortuner berwana hitam dengan nomor polisi B 2276 SJD yang menabrak mobil Brio Kuning B 1175 WZY milik Ari Widianto di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada Minggu dini hari (12/2).

"Proses penyidikan sampai saat ini masih berjalan, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terlapor, berikut penyidik masih mendalami dugaan-dugaan pidana lain dalam peristiwa tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwandi Idrus saat dikonfirmasi, Senin (13/2).

Terlapor yakni GR sudah memenuhi pemeriksaan kepolisian. Namun, lanjut Irwandi, korban masih pikir-pikir untuk mengambil langkah damai dalam perkara ini.


"Terlapor inisial GR (24) yang merupakan lulusan S1 di salah satu perguruan tinggi, datang ke Polres Metro Jaksel dengan kooperatif untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam proses penanganannya, kedua pihak sempat melakukan musyawarah, namun pihak korban minta waktu untuk berpikir terlebih dahulu," kata Irwandi.

Sebelumnya, viral di media sosial aksi kekerasan yang dilakukan pengemudi Fortuner hitam. Dalam video terlihat seorang pria berbaju hitam memukul kaca depan mobil Brio berwarna kuning hingga retak dan bahkan Ari pengemudi Brio sempat diancam dengan menggunakan senjata.

Setelah itu, pengemudi Fortuner kembali ke mobil dan menabrak bagian pintu kanan belakang. Dugaan kuat keributan terjadi karena GT tidak terima lantaran dirinya diingatkan oleh Ari untuk pindah jalur karena berjalan melawan arah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya