Berita

Sandiaga Salahuddin Uno saat hadiri salah satu acara PPP di Yogyakarta/Ist

Politik

Jika Benar Sandiaga Uno Gabung PPP, Kuat Dugaan Prabowo Hattrick Kalah Pilpres

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 22:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sebagian pendukung Gerindra berpeluang pindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), terutama mereka yang menjadi loyalis Sandiaga Salahuddin Uno saat benar-benar loncat ke partai kabah.

Pandangan itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, Minggu (12/2).

Menurut Jamiluddin, sejauh ini banyak pendukung Gerindra, terutama emak-emak, yang ngefans berat ke Sandiaga Uno. Indikasinya, saat Pilpres 2019, para emak-emak yang fanatik mendukung Sandiaga yang menjadi cawapresnya Prabowo.


"Mereka ini tampaknya sulit pindah ke lain hati. Begitu juga selama Sandiaga menjadi menteri, banyak anak muda yang ngefans ke Sandiaga," demikian kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (12/2).

Pengamatan Jamiluddin, saat klaim Plt Ketua Umum Mardiono bahwa Prabowo Subianto mengizinkan Sandiaga Uno pindah ke PPP, secara politik para loyalis berpeluang mengikuti ke partai mana Sandiaga berlabuh.

Imbas politiknya, tentu dukungan suara ke Prabowo dapat berkurang signifikan. Hal itu tentu menjadi pukulan telak pada Prabowo pada Pilpres 2024.

Artonya, kalau Sandiaga jadi pindah ke PPP, maka peluang Prabowo menang pada Pilpres 2024 akan semakin kecil.

"Hal ini akan menguatkan dugaan Prabowo akan kalah hattrick," pungkas Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya