Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berjalan melewati kerumunan saat ia mengunjungi kota Diyarbakir di tenggara Turki pada Sabtu, 11 Februari 2023/Net

Dunia

Aparat Turki Tangkap Puluhan Orang yang Menjarah dan Menipu Korban Gempa

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 17:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebanyak 48 orang ditangkap aparat usai diduga menjarah dan menipu korban gempa di Turki pada Sabtu (11/2).

Mengutip laporan Anadolu Agency, mereka ditangkap ketika petugas keamananTurki gencar melakukan penyelidikan atas laporan kejahatan di delapan provinsi yang terdampak gempa.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita uang rampasan senilai 11.000 dolar AS atau setara Rp 167 juta, 20 ponsel, delapan laptop, lima peralatan, enam senjata, dan tiga senapan serta perhiasan dan kartu bank milik orang yang berbeda.


Sebanyak 42 tersangka ditangkap di wilayah Hatay, dengan dua di antaranya menyamar sebagai pekerja bantuan dan diduga berusaha menjarah enam truk berisi makanan untuk korban gempa.

Enam tersangka lainnya ditangkap karena menipu korban gempa di Gaziantep selatan, melalui telepon.

Mereka menyamar sebagai pekerja telekomunikasi dan mengatakan dapat membantu korban jika memberikan informasi perbankan pribadinya.

Preden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (11/2), berjanji menindak tegas para penjarah setelah mengumumkan keadaan darurat provinsi Diyarbakir.

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter yang melanda Turki dan Suriah pada awal pekan ini telah menewaskan sedikitnya 28 ribu orang dengan ribuan korban selamat lainnya terpaksa mengungsi akibat bangunan yang runtuh.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya