Berita

Anies Baswedan saat bersama tim kecil wakil dari Partai Nasdem, PKS dan Demokrat/RMOL

Politik

Bagi PKS, Cawapres Bisa di Luar Kader Parpol Koalisi Perubahan

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 15:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tanda tanya besar masih menyelimuti publik tentang siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung oleh Koalisi Perubahan. PKS pun membuka kemungkinan nama lain yang belakangan mencuat di masyarakat.

Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi mengatakan, Koalisi Perubahan yang diisi oleh Nasdem,Demokrat dan PKS punya sikap terbuka untuk parpool maupun tokoh lain untuk bergabung.

“Masih sangat mungkin (mengambil sosok cawapres dari luar anggota atau kader parpol angota Koalisi Perubahan),”ujar Nabil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/2).


Nabil menjelaskan, Koalisi Perubahan memiliki beberapa variabel penting dalam menentukan sosok cawapres yang akan diusungnya, meski secara retorik Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh telah menyampaikan bahwa hal tersebut diserahkan kepada Anies Baswedan selaku calon presiden (capres) yang telah disepakati untuk diusung di Pilpres 2024.

“Variabel cawapres juga tidak tunggal. Harus melihat juga kira-kira suasana kebatinan publik, dan dari (kubu) sebelahnya seperti apa. Itu variabel yang semuanya juga harus kita hitung,” tuturnya.

Maka dari itu, Nabil menegaskan satu poin penting yang menjadi prinsip Koalisi Perubahan. Yaitu, paling tidak paket yang mereka inginkan khususnya PKS,  terdapat pada dua hal.

“Yaitu capacity to win dan capacity to government. Ibaratnya, kita mencalonkan Mas Anies sebagai presiden bukan gagah-gagahan punya capres, tapi pengen menang.Nah, karena untuk menang itu setiap langkah harus kita hitung dengan baik,” katanya.

“Kedua, kita menangnya sama-sama, bukan hanya Mas Anies doang, tapi partai ini ingin meraih hasil yang maksimal. Sehingga nanti dalam konteks capacity to government. nanti itu juga punya dukungan yang kuat,” demikian Nabil menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya