Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Muslim Arbi: Fahri Hamzah Bawa Suara Siapa, Kok Serang Anies?

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 14:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Nasdem diyakini sudah mempertimbangkan semua faktor, termasuk soal utang dan perjanjian yang dianggap sebagai bentuk perencanaan korupsi yang sangat kasat mata oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, soal utang dan perjanjian untuk membiayai Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu dinilai sudah dianggap lunas dan selesai.

"Lalu dikomentari sana sini, seperti Fahri itu lucu saja. Setelah berkuasa lunas, dianggap perencanaan korupsi kasat mata? Di mana korupsinya? Apakah selama Anies di DKI lakukan korupsi berencana? Seperti yang dituduhkan Fahri?" ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/2).


Padahal menurut Muslim, yang punya dana peminjaman tersebut saja sudah mengikhlaskan. Sehingga Muslim mengaku heran jika Fahri menuduh hal tersebut sebagai korupsi yang berencana.

"Fahri harus buktikan. Jika tidak, Fahri sebarkan hoax dan fitnah. Aneh saja Fahri ini. Nasdem sudah capreskan Anies, pasti Nasdem sudah pertimbangkan semua faktor. Termasuk yang dianggap mahar atau apalah namanya," kata Muslim.

Dengan demikian, dengan adanya pernyataan itu, Muslim mencurigai bahwa Fahri sedang membawa suara pesanan untuk menyerang Anies.

"Serang ke Nasdem karena capreskan Anies, coba kalau bukan Anies dicapreskan Anies, pasti orang semacam Fahri pun pasti pasang badan. Muncul kecurigaan publik, Fahri bawa suara siapa serang Anies?" pungkas Muslim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya