Berita

Ribuan bangkai ikan terdampar di Pantai Middleton di Semenanjung Fleurieu/Net

Dunia

Ribuan Bangkai Ikan Ditemukan di Australia Selatan, Baunya Menyengat Hingga ke Jalanan

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 06:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warga di Australia Selatan baru-baru ini dikejutkan dengan munculnya ribuan bangkai ikan yang terdampar di Pantai Middleton di Semenanjung Fleurieu.

9News
melaporkan Minggu (11/2), dari rekaman yang beredar terlihat bangkai ribuan ikan menyelimuti pantai yang cukup populer itu. Saksi mata di dekat pantai mengatakan bau bangkai ikan-ikan itu sangat menyengat dan bahkan bisa tercium hingga jalanan yang jaraknya cukup jauh.

Departemen Industri Primer dan Wilayah Australia Selatan mengatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.


"Departemen Industri Primer dan Wilayah (PIRSA) mengetahui laporan ikan mati yang terdampar di Pantai Middleton dan saat ini sedang menyelidiki situasinya, termasuk opsi pembersihan," kata seorang juru bicara.

"Kejadian terbaru ini terkait dengan peristiwa tewasnya ikan di Pantai Selatan yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh banjir Sungai Murray, yang pertama kali dilaporkan pada 19 Januari," katanya.

Meski penyebabnya masih diperdebatkan, para ahli sepakat bahwa peristiwa pembunuhan massal bisa terjadi karena perubahan sejumlah faktor alam.

Faktor-faktor ini meliputi tingkat salinitas dan oksigen di lautan dan suhu air. Penyakit dan polutan juga dapat berkontribusi pada kematian.

Beberapa minggu yang lalu, peristiwa serupa terjadi di pantai yang sama.

Ikan mati diyakini tidak menimbulkan bahaya bagi perenang, meskipun tidak disarankan untuk menyentuh bangkainya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya