Berita

Beras jenis premium dan medium yang dijual di salah satu toko grosir beras di pasar Al Mahirah, Banda Aceh/RMOLAceh

Nusantara

Harga Beras di Banda Aceh Melonjak Tinggi

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 02:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Harga beras di sejumlah pasar di Kota Banda Aceh saat ini melonjak tinggi. Kondisi tersebut mempengaruhi omzet pedagang beras baik grosir maupun eceran.

"Harga beras mulai mengalami kenaikan sejak awal tahun 2023 lalu," ujar Hendra Jaya, pedagang grosir beras di pasar Al Mahirah, Lamdingin Banda Aceh, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (11/2).

Menurut Hendra, harga beras yang masih naik dan belum turun dari harga normal, membuat para pedagang dan pembeli kewalahan. Harga beras premium dan medium dengan berat 10 kilogram per sak, naik naik hingga Rp 10 ribu per sak-nya.


Harga beras premium yang sebelumnya Rp 160 ribu per sak, naik menjadi Rp 175 ribu. Sedangkan beras medium dari Rp 115 ribu per sak, naik menjadi Rp130 ribu.

Saat ini menurut Hendra, stok beras sudah mulai menipis, mengingat awal tahun adalah masa tanam padi menjadi penyebab utama harga beras naik. Kondisi naiknya harga beras juga dikeluhkan oleh sejumlah konsumen.

“Faktornya kalau sudah memasuki masa tanam padi itu memang sangat berpengaruh pada harga beras saat ini, sebisa mungkin kita beri pemahaman kepada pembeli, apalagi ibu-ibu,” ungkapnya.

Kondisi naiknya harga beras juga sangat mempengaruhi pendapatan para pedagang beras. Omzet dagangan mereka menurun karena melemahnya daya beli masyarakat.

“Semoga Pemerintah kita terus memperhatikan harga semua bahan pokok yang mengalami kenaikan, bisa normal kembali,” pungkas Hendra.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya