Berita

TNI AU bernagkatkan bantuan Indonesia untuk Turki/Ist

Pertahanan

TNI AU Kirim 11 Ton Bantuan Indonesia untuk Korban Gempa Turki

SABTU, 11 FEBRUARI 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua Pesawat TNI Angkatan Udara diberangkatkan ke Turki untuk membawa bantuan bagi korban gempa bumi dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (11/2)

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin langsung proses keberangkatan dan juga memeriksa kesiapan personel yang bertugas. Paket bantuan itu, diangkut di Boeing 737- A-7308 Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan C-130 Hercules A-1326 Skadron Udara 32, Lanud Abdurrahman Saleh Malang.

"Total logistik yang diberangkatkan seberat 11 ton lebih, diangkut menggunakan C-130 Hercules dan sebagian menggunakan Boeing A-7308," kata Fajar.


Bantuan sendiri terdiri berupa jas hujan, sepatu booth, selimut, bahan makanan dan obat-obatan.

Untuk pesawat Boeing A-7308 diterbangkan Mayor Pnb Arief M.Hakim membawa personel yang tergabung dalam Medium Utility Search And Rescue (Musar) dan Emergency Medical Team (EMT). Sementara C-130 Hercules A-1326 diterbangkan Letkol Pnb Yudi Bandung.

Lebih lanjut, Fajar berpesan agar seluruh kru dan prajurit selalu menjaga kesehatan, serta melaksanakan misi sesuai prosedur.

"Laksanakan tugas sebaik-baiknya, sesuaikan dengan tugas masing-masing tim, jaga kesehatan dan tetap utamakan keselamatan," kata Fajar.

Nantinya, dua pesawat yang melaksanakan misi penerbangan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta ke Ankara Turki dengan menempuh jarak kurang lebih 4.500 Nm.

Diperkirakan bantuan dan personel akan tiba di Adanna Turki pada Minggu 12 Februari 2023, pukul 07.00 waktu setempat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya