Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Pertemuan Airlangga-Cak Imin Bagian Trik PKB Mengancam Gerindra

SABTU, 11 FEBRUARI 2023 | 10:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan politik antara Ketum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto mengandung makna lain bagi Gerindra.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga berpandangan, manuver Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar ke Golkar bisa diartikan sebagai warning bagi Gerindra yang tak kunjung menetapkan bakal cawapres.

Bila PKB bergabung dengan Golkar dalam wadah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), maka koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) terancam bubar. Kans Gerindra bergabung ke Golkar pun tipis, mengingat kedua partai sama-sama menginginkan tiket calon presiden 2024.


“Kondisi dilematis ini yang tengah dimainkan Ketua Umum PKB agar Prabowo mengakomodir keinginan Cak Imin menjadi cawapresnya,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/2).

Cak Imin, kata Jamiluddin, sudah berulangkali mendesak Prabowo untuk membicarakan pasangan cawapres yang akan diusung. Namun sayang, hingga kini Gerindra masih bergeming.

Di sisi lain, jika PKB memutuskan bersama Golkar, maka Gerindra akan sendirian. Kondisi ini tentu akan menyulitkan partai pimpinan Prabowo Subianto untuk bermanuver dengan parpol lain, termasuk dengan PDIP yang sempat diisukan akan bersama di 2024.

“PDIP tampaknya akan tebal ngotot kadernya yang jadi capres. Sementara kader partai lain hanya jadi cawapres,” tandas Jamiluddin.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya