Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad dalam peringatan 44 tahun kemenangan Revolusi Islam 1979 di Hotel Borobudur, Jakarta pada Jumat, 10 Februari 2023/RMOL

Dunia

Dihadiri Jusuf Kalla Hingga Menkes Budi Gunadi, Iran Rayakan 44 Tahun Revolusi Islam

SABTU, 11 FEBRUARI 2023 | 07:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Republik Islam Iran merayakan 44 tahun kemenangan Revolusi Islam 1979 dengan suka cita. Kedutaan Besar Iran di Jakarta juga menggelar perayaan di Hotel Borobudur, Jakarta pada Jumat (10/2).

Peringatan 44 tahun terbentuknya Republik Islam Iran di Jakarta turut dihadiri oleh mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad.

Di samping itu, sejumlah diplomat tampak menjadi tamu undangan.


Dalam pidato sambutannya, Duta Besar Iran Mohammad Azad menyoroti sejarah hubungan antara Iran dan Indonesia yang telah terjalin lama, bahkan ribuan tahun. Terlepas dari huungan diplomatik yang dibentuk pada tahun 1950.

"Hubungan antara dua bangsa Iran dan Indonesia dalam berbagai area, dengan saling menghormati, bebas dari kolonialisme, dan dengan berbagi nilai-nilai komersial, politik, dan budaya, telah membawa peningkatan pertumbuhan dan perkembangan kedua masyarakat," kata Dubes Azad.

Menurut Azad, kedua negara juga berbagi nilai dan pendekatan. Seperti gerakan nonblok dan politik bebas aktif di Indonesia yang serupa dengan Iran yang memiliki slogan "tidak memihak ke timur atau barat".

Saat ini, lanjut Azad, hubungan kedua negara semakin erat di berbagai bidang.

Selama pandemi Covid-19 kedua negara membentuk pertemuan virtual, termasuk pertemuan komite konsultasi politik, kerja sama HAM, pertukaran pengalaman dan pemberdayaan perempuan dan pemuda, dan pertemuan-pertemuan antara para intelektual dan think tank pemerintah dan swasta.

Di akhir sambutannya, Dubes Azad juga menyampaikan salam perpisahan karena ia telah menyelesaikan misi di Indonesia.

"Ada pepatah Indonesia lain yang berbunyi 'ada pertemuan, ada perpisahan'. Jadi, saya ingin menyampaikan berita bahwa saya akan meninggalkan Indonesia, rumah kedua saya, segera setelah misi saya selesai," tutupnya. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya