Berita

Wasekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim (kiri), dalam acara diskusi Kantor Berita Politik RMOL di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (10/2)/RMOL

Politik

Nasdem: Gangguan terhadap Anies dari Aceh sampai Ular Pithon di Banten Dilakukan Orang-orang Terlatih

SABTU, 11 FEBRUARI 2023 | 00:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gangguan dialami bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, saat melakukan sosialisasi ke berbagai daerah. Bahkan, gangguan itu dianggap dilakukan oleh orang-orang yang sudah terlatih.

Hal itu diungkap oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Nasdem, Hermawi Taslim, dalam acara diskusi Front Page Communication bersama Kantor Berita Politik RMOL bertajuk "Anies Di Bawah Ketiak Paloh, Dirongrong Jokowi" di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat sore (10/2).

Hermawi mengatakan, Nasdem yang merupakan partai politik (parpol) yang pertama kali mendeklarasikan Anies sebagai bacapres sudah membawa mantan Gubernur DKI Jakarta itu ke berbagai daerah untuk melakukan sosialisasi. Mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Banten, sampai ke Papua.


"Sebenarnya kalau mau ya, kalau mau republik ini agak aman, sekali-kali temanya 'Gangguan terhadap Anies'. Saya bisa bercerita dari Aceh sampai ular Pithon di Banten, itu saya bisa cerita luar kepala," ujar Hermawi.

Hermawi menambahkan, jika hal tersebut yang dibahas, maka media bisa menarik kesimpulan bahwa gangguan terhadap Anies tersebut dilakukan oleh orang-orang yang terlatih.

"Bisa menarik benang biru, ini kerjaan orang-orang tertentu yang terlatih, modusnya sama saja kita tahu, sekali-kali saya anjurkan itu lah, 'Gangguan terhadap Anies', jangan menjegal, kalau Anies sudah enggak bisa dijegal lagi," pungkasnya.

Dalam diskusi yang dipandu oleh reporter Kantor Berita Politik RMOL, Ahmad Satryo, turut dihadiri tiga narasumber lainnya. Yakni Jurubicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra; Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi; dan Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies, M. Ramli Rahim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya