Berita

Mina, gadis berusia 5 tahun yang berhasil dievakuasi di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat gempa di Provinsi Kahramanmaras, Turki/Net

Dunia

Terjebak 89 Jam di Reruntuhan Gempa Turki, Dua Gadis Kecil Berhasil Selamat

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 18:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah upaya penyelamatan yang masih terus berlangsung di Turki, tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua gadis kecil yang terjebak di reruntuhan selama puluhan jam pada Jumat (10/2).

Di pusat gempa di Provinsi Kahramanmaras, keajaiban terjadi ketika seorang gadis kecil berusia 5 tahun bernama Mina dapat ditarik keluar hidup-hidup dari puing-puing bangunan yang runtuh. Ia dievakuasi usai terjebak tanpa makan dan minum selama 89 jam.

Salah satu tim yang membantu operasi penyelamatan tersebut, Murat Kaya mengaku bahagia dan menangis haru saat menyaksikan gadis kecil itu masih bernapas setelah dikeluarkan dari dalam bangunan yang hancur.


"Saya sangat senang. Saya tidak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya. Saya sangat senang menyelamatkannya,” kata Murat Kaya kepada Anadolu Agency, dimuat Yeni Safak.

Keajaiban serupa juga terjadi di Provinsi Hatay, dengan petugas penyelamat berhasil mengeluarkan Fatma Halifi yang berusia dua tahun yang keluar dalam keadaan hidup usai menghabiskan 88 jam di antara puing-puing.

Kini kedua gadis kecil itu sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Sejauh ini menurut badan bencana negara AFAD, lebih dari 18.340 orang telah tewas dalam gempa bumi berkekuatan 7,7 dan 7,6 magnitudo di Turki, yang telah memengaruhi lebih dari 13 juta orang di 10 provinsi itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya