Berita

Ketua DPW PPP Sumatera Selatan, Agus Sutikno/RMOLSumsel

Nusantara

Ketua PPP Sumsel Bantah Palsukan Surat Rekomendasi PAW dan Terima Ratusan Juta

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 15:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno membantah tudingan pemalsuan surat rekomendasi pergantian antar waktu (PAW). Agus telah dilaporkan ke polisi oleh kadernya sendiri, Pebrianti, terkait dugaan pemalsuan surat rekomendasi tersebut.

Agus menjelaskan, ada dua surat dengan nomor yang sama keluar dari DPP PPP, lantaran dalam surat pertama ada satu poin yang tidak sesuai. Yaitu nama anggota DPRD PALI fraksi PPP, Aswawi, awalnya tertulis Asmawi.

"Maka dari itu saya minta ke DPP untuk merevisi ulang surat tersebut karena ada beberapa yang keliru. Jadi surat itu di pusat direvisi kembali, makanya surat itu masih dengan nomor yang sama," jelas Agus Sutikno, diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (9/2).


Terkait permasalahan PAW DPRD PALI yang disoal Pebrianti, Agus membeberkan, sesuai aturan di PPP, apabila terdapat caleg yang memperoleh suara dengan selisih kurang dari tiga persen, maka masa jabatannya harus dibagi dengan waktu masing-masing 2,5 tahun.

Agus mengaku DPW PPP Sumsel mendapatkan laporan dari DPC PPP PALI bahwa hingga kini yang bersangkutan tak kunjung menyerahkan surat pengunduran diri, seperti kasus PAW di DPRD Banyuasin dan DPRD Sumsel yang hingga kini masih dalam proses di DPP PPP.

"Selisih suara antara Aswawi dan Pebrianti itu cuma 18 suara. Dan benar kami pernah melayangkan surat agar dilakukan PAW dan turun surat rekomendasi Mahkamah Partai,” tegas Agus yang menyatakan bersedia untuk dikonfrontir dan memenuhi panggilan penyidik ini.

Agus juga membantah tudingan kuasa hukum Pebrianti, Napoleon, yang mengatakan dirinya mendapatkan uang ratusan juta dari Aswawi agar tetap duduk sebagai anggota DPRD PALI.

"Tidak ada sama sekali soal uang dalam PAW itu, saya juga tidak pernah menerima itu. Pak Aswawi pernah datang ke DPW PPP Sumsel pada saat kita sedang membangun kantor DPW PPP Sumsel, saat itu dia mengatakan 'saya bantu Pak Wo' (Agus Sutikno) maka ketika membantu saya sampaikan ke bendahara langsung. Kita bayarkan ke toko bangunan yang nilainya Rp100 juta dan banyak yang bantu bukan hanya Pak Aswawi saja dan enggak ada kuitansi serah terima," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya