Berita

PerbatasanBab al-Hawa, Suriah-Turki/Net

Dunia

Jenazah Korban Gempa Menumpuk di Perbatasan Bab al-Hawa, Suriah Sesalkan Kurangnya Bantuan Internasional

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban gempa Turki-Suriah terus bertambah. Sementara di Turki bantuan internasional datang bertubi-tubi, lain halnya dengan Suriah.

Dengan ratusan orang yang masih terjebak, tim penyelamat menyesali kurangnya bantuan kemanusiaan internasional yang sangat dibutuhkan.

Relawan medis, Obaida Rannoush, mendesak komunitas global untuk segera datang ke Suriah, di mana negaranya itu sedang sangat terpuruk bahkan jauh sebelum gempa terjadi.


“Lebih dari 60 jam setelah gempa terjadi, masih ada ratusan orang yang terjebak di bawah reruntuhan. Kami tidak dapat menyelamatkan mereka karena sumber daya kami yang sedikit. Kami membutuhkan alat berat, bantuan kemanusiaan dan medis,” kata Rannoush, saat berbicara dengan Aljazeera di perbatasan Bab al-Hawa, Rabu (8/2).

Belum ada satu pun konvoi bantuan kemanusiaan yang melintasi perbatasan, hingga hari itu.  

“Kami berdiri di sini di perbatasan untuk meminta bantuan kemanusiaan agar kami dapat menyelamatkan beberapa orang di bawah reruntuhan, lanjutnya.

Perbatasan Bab al-Hawa adalah perbatasan internasional Suriah-Turki. Ini menghubungkan jalan raya M45 Suriah dan jalan raya D827 Turki, antara kota skenderun dan Idlib, dan dikenal dengan antrean panjang truk dan busnya.

Juru bicara Bab al-Hawa Mazen Alloush mengatakan, ada ratusan warga Suriah yang tewas di Turki saat gempa terjadi dan telah dikirimkan ke Suriah melalui perbatasan itu. Namun, bantuan internasional belum terlihat,  membuat  pengiriman jenazah terhenti hanya sampai di perbatasan.

"Sejak Senin hingga sekarang, kami telah menerima (banyak) jenazah," kata Alloush dengan nada frustasi. Ia juga membantah laporan sebelumnya bahwa jalan tidak dapat dilalui truk bantuan karena kerusakan akibat gempa bumi.

"Bagaimana jalan boleh digunakan untuk mobil yang membawa jenazah, tetapi tidak untuk bantuan?" katanya.

Ada 300 jenazah yang tiba di perbatasan untuk dikembalikan ke Suriah. Mobil-mobil jenazah itu bisa datang dan pergi setiap jam hingga ke perbatasan, tetapi mengapa tak ada mobil bantuan yang datang.  

Aljazeera melaporkan, kurangnya tanggapan telah mendorong puluhan jurnalis Suriah untuk melakukan aksi duduk di persimpangan Bab al-Hawa.

Ada laporan yang menyebutkan bahwa bantuan internasional baru akan datang pada Kamis waktu setempat.

Muhannad Hadi, yang menjabat sebagai Koordinator Kemanusiaan Regional untuk Krisis Suriah di Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, mengatakan, mereka berharap bisa menerima bantuan itu segera.

Ketika ditanya tentang kemungkinan menerima bantuan pada hari Kamis, Alloush mengatakan dia telah menerima pemberitahuan bahwa enam truk bantuan akan memasuki perbatasan sebelum Kamis siang.

Sebelumnya pada Rabu pagi, Alloush mengeluarkan pernyataan yang mengatakan,  administrasi Bab al-Hawa telah mencatat tidak ada bantuan yang datang dari pihak mana pun, internasional atau non-internasional. Berharap pernyataan itu memkicu reaksi global untuk segera mengirimkan bantuan, sementara personel penyeberangan siap untuk memfasilitasi masuknya konvoi bantuan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya