Berita

Seekor macan tutul menyerang orang-orang di dalam kompleks pengadilan di India/Net

Dunia

Macan Tutul Berkeliaran di Kompleks Pengadilan New Delhi

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kompleks pengadilan dekat Kota New Delhi mendadak ramai pada Rabu (8/2), di mana para polisi dan pemerhati satwa liar berusaha menangkap seekor macan tutul yang tersesat di dalam kompleks, memicu kepanikan dan kekacauan.

Sedikitnya tiga orang terluka dalam serangan di Pengadilan Ghaziabad setelah kucing besar itu muncul di dalam kompleks pada Rabu malam.

Video yang beredar luas menunjukkan beberapa polisi bersenjatakan obor api dan mengenakan helm logam lengkap denga jaket antipeluru mencoba menjebak kucing liar dengan jaring.


Sementara itu tim satwa liar bersenjatakan pembius bekerja dengan polisi saat kompleks pengadilan ditutup untuk umum.

Beberapa video yang tidak diverifikasi yang disiarkan di saluran televisi menunjukkan para pengacara mengunci diri di kamar-kamar di gedung pengadilan saat kucing liar itu berkeliaran di koridor pengadilan.

The National melaporkan ada seorang polisi dan pengacara yang diserang oleh kucing liar ketika mereka mencoba mengusirnya.

Dalam klip lain, hewan itu terlihat di balik penghalang logam di dalam ruang sidang.

India memiliki populasi macan tutul yang cukup besar dengan lebih dari 12.800 predator liar, menurut laporan yang dikeluarkan oleh pemerintah pada tahun 2021.

Akhir-akhir ini kucing liar kerap menjelajah ke dataran dan ke habitat manusia untuk mencari makan.

Pekan lalu, ada seorang wanita berusia 22 tahun meninggal setelah seekor macan tutul menyerangnya di ladang tebu di Pune di negara bagian Maharashtra barat.

Sementara itu pada Januari ada seorang buruh dianiaya sampai mati oleh macan tutul di Chhattisgarh.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya