Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kemenag Berencana Pangkas Waktu Haji dari 40 jadi 30 Hari

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 20:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana memangkas durasi haji yang selama ini 40 hari menjadi 30 hari setelah melakukan pertemuan dengan General Authority of Civil Aviation (GACA) di Madinah, yang meminta agar negara dengan jemaah lebih dari 30ribu durasi haji hanya 30 hari.

“Surat edaran mereka (GACA), di awal yang menegaskan bahwa operasional haji. Saat ini, bagi negara dengan jumlah jemaah lebih dari 30.000 orang, adalah 30 hari,” ucap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (8/2).

Hilman menambahkan, sesuai dengan aturan tersebut, bahwa penutupan bandara charter untuk pesawat charter adalah tanggal 4 Dzulhijjah dan kemudian baru dibuka kembali tanggal 15 Dzulhijjah.


“Untuk kedatangan slot tahun ini, kami tentu saja harus mendiskusikan juga, dengan pihak maskapai. Terutama kesediaan armadanya, dan tentu saja kesediaan slot dengan GACA,” katanya.

Pihaknya menegaskan, Indonesia diminta untuk segera melakukan kontra dengan maskapai agar dalam mengajukan slot time kedatangan dan kepulangan jemaah baik melalui Madinah maupun Jeddah.

Total kuota haji 2023 adalah 221.000 orang jamaah. Kuota ini terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler, dan 17.680 jamaah haji khusus. Sementara untuk petugas haji ditetapkan sebanyak 4.200 orang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya