Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Minta Seluruh Negara Desak AS agar Cabut Sanksi Suriah di Tengah Bencana Gempa

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sikap Pemerintah Amerika Serikat yang seolah mempolitisasi bantuan kemanusiaan ke Suriah di tengah gempa dahsyat yang mengguncang negara itu mendapat kecaman dari Pemerintah Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani meminta seluruh negara mendesak AS agar mencabut sanksi ke negara tetangganya untuk memudahkan proses penyaluran bantuan.

“Yang penting adalah bahwa berbagai negara harus menekan Pemerintah AS untuk mencabut sanksi kejam yang dijatuhkan pada Suriah," kata Kanaani, seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/2).


"Bantuan kemanusiaan internasional harus diberikan kepada penduduk tanpa hambatan dan secepat mungkin,” tegasnya.

Iran berharap komunitas internasional mengirimkan bantuan kemanusiaan dengan cepat dan efektif ke kedua negara, terutama ke Suriah, negara yang menghadapi kondisi khusus.

Sebelumnya pada Senin, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mencoba membenarkan kepada pers tentang kurangnya bantuan Washington ke Suriah sambil mengirimkan dukungan substansial ke Turki, yang juga menderita kehancuran besar akibat gempa bumi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya